BRI KC Jambi Salurkan KUR Rp107,5 Miliar pada Triwulan I 2026, Perkuat Permodalan UMKM

Memasuki tahun 2026, BRI KC Jambi menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp328,450 miliar.
KabarLemang.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Jambi bersama unit supervisinya terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program pembiayaan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses modal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sepanjang tahun 2025, BRI KC Jambi berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp373,502 miliar kepada pelaku usaha di berbagai sektor produktif. Penyaluran pembiayaan tersebut menyasar usaha perdagangan, perkebunan, peternakan, hingga sektor lain yang menjadi penopang perekonomian masyarakat.
Memasuki tahun 2026, BRI KC Jambi menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp328,450 miliar. Hingga akhir triwulan I 2026, realisasi penyaluran telah mencapai Rp107,527 miliar, menunjukkan komitmen BRI dalam menjaga akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Pemimpin Cabang BRI Jambi, Mochamad Chandra Ariesta, mengatakan KUR menjadi salah satu program strategis BRI untuk membantu pelaku usaha memperoleh modal kerja maupun investasi dengan proses yang mudah dan bunga yang terjangkau.
Menurutnya, sektor perdagangan masih menjadi penyerap terbesar penyaluran KUR di wilayah kerja BRI KC Jambi. Selain itu, sektor perkebunan dan peternakan juga terus menunjukkan pertumbuhan sehingga menjadi fokus pembiayaan produktif.
"KUR diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan kapasitas usahanya, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat perekonomian masyarakat," ujar Chandra, Minggu (26/7/2026).
Ia menambahkan, BRI akan terus memastikan penyaluran KUR tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha. Melalui pembiayaan produktif tersebut, diharapkan UMKM dapat memperluas skala usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI juga terus mendorong para pelaku usaha agar memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara optimal untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing. (KL)
0 Komentar