Wali Kota Maulana Datangi Rumah Duka, Sampaikan Belasungkawa dan Serahkan Santunan untuk Mahasiswi Korban Kecelakaan Kereta
Wali Kota Maulana Datangi Rumah Duka korban kecelakaan kereta Bekasi.
KabarLemang.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga Nur Alimatun Citra Lestari, mahasiswi asal Kota Jambi yang menjadi korban kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Pihak keluarga mengungkapkan, komunikasi terakhir dengan almarhumah terjadi pada Senin pagi (27/04/2026).
Saat itu, Citra berpamitan untuk mengikuti ujian di kampus Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti, tempat ia menempuh pendidikan.
Kakak kandung korban, Anggi Alhakim, menuturkan setelah hari itu, keluarga tidak lagi dapat menghubungi Citra.
Kekhawatiran pun muncul hingga keluarga berinisiatif melakukan pencarian dengan menghubungi nomor telepon dan menelusuri sejumlah lokasi.
Upaya pencarian berlangsung intensif hingga keesokan harinya, sebelum akhirnya keluarga mendapat arahan dari pihak kepolisian untuk mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Setelah penantian hampir 19 jam, hasil identifikasi forensik dan tes DNA memastikan Citra termasuk dalam korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Semasa hidup, Citra dikenal sebagai sosok ceria dan mudah bergaul. Hal ini juga diungkapkan oleh Sulis, teman semasa sekolah di SMAN 10 Kota Jambi.
Ia menyebut almarhumah sebagai pribadi yang ramah dan dekat dengan teman-temannya. Kabar duka tersebut pertama kali ia ketahui melalui media sosial dan grup WhatsApp.
Sementara itu, ayah korban, Ruslan, mengungkapkan bahwa putrinya berada di Bekasi untuk menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan beasiswa dari perusahaan asuransi. Citra diketahui telah menjalani studi selama dua tahun dan kini berada di semester empat.
Sehari-hari, ia menggunakan transportasi umum, termasuk kereta api, untuk menuju kampus. Namun nahas, perjalanan rutin tersebut justru menjadi akhir dari perjuangannya meraih cita-cita.
Citra merupakan anak bungsu yang dikenal sederhana dan pekerja keras. Ia lahir dan besar di kawasan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi. Riwayat pendidikannya dimulai dari SDN 6 Kota Jambi, kemudian SMPN 2 Kota Jambi, hingga melanjutkan ke SMAN 10 Kota Jambi.
Di tengah suasana duka, Wali Kota Jambi, Maulana, turut hadir melayat ke rumah duka. Kehadirannya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tertimpa musibah.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah bersama pihak terkait menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Bantuan berasal dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta serta dari Jasa Raharja Putra sebesar Rp40 juta.
Maulana menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Perjuangan menuntut ilmu adalah bagian dari amal baik. Semoga menjadi pahala bagi almarhumah dan keluarga,” ujarnya.
Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, akan terus hadir memberikan dukungan, baik moril maupun materil, bagi warga yang mengalami musibah. (KL)
0 Komentar