Pemkot Jambi–OJK Dorong Perempuan Melek Finansial Jelang Hari Kartini
Wako Maulana buka kegiatan edukasi dan inklusi keuangan bagi perempuan.
KabarLemang.com – Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi menggelar kegiatan edukasi dan inklusi keuangan bagi perempuan, yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (20/04/2026).
Kegiatan bertema “Perempuan Berdaya dan Cerdas Finansial Menyongsong Masa Depan Sejahtera dan Bahagia, Lindungi Diri Dari Risiko Kerja dan Bahaya Investasi Ilegal” ini dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peran perempuan, khususnya dalam pengelolaan keuangan.
“Sebagai kota perdagangan dan jasa, kita harus menghadirkan berbagai event dan lokasi pertumbuhan ekonomi. Banyak sektor yang kini berkembang, dan mayoritas pelaku UMKM diisi oleh ibu-ibu,” ujarnya.
Ia mencontohkan geliat ekonomi di sejumlah kawasan seperti Taman Banjuran Budayo dan kawasan wisata kuliner Kota Tua yang kini kembali hidup dengan omzet yang signifikan.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Namun, di sisi lain, masih banyak perempuan yang terjerat pinjaman online ilegal akibat kurangnya literasi keuangan.
“Kunci pertumbuhan ekonomi yang baik adalah ibu yang paham keuangan. Banyak UMKM dikelola perempuan, tapi juga banyak yang terjerat pinjol. Karena itu penting memahami pengelolaan keuangan rumah tangga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., mengapresiasi kolaborasi antara Pemkot Jambi dan OJK dalam memberikan edukasi kepada perempuan.
“Memperingati Hari Kartini tidak hanya mengenang sejarah, tapi bagaimana semangatnya kita implementasikan. Perempuan saat ini harus cerdas secara intelektual dan finansial,” ujarnya.
Nadiyah menekankan bahwa ketidakmampuan mengelola keuangan dapat berdampak besar terhadap keharmonisan keluarga.
“Banyak keluarga bermasalah karena pengelolaan keuangan yang buruk. Godaan pinjaman ilegal juga sangat tinggi. Bahkan pengeluaran kecil jika tidak terkontrol bisa menyebabkan kebocoran keuangan,” jelasnya.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., Senior Adviser Fraud Banking Investigation BCA, Dr. Wani Sabu, SH., MH., serta Deputi OJK Provinsi Jambi, Septarini Geminastitie.
Selain edukasi, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan polis asuransi secara simbolis kepada peserta oleh Wali Kota Jambi.
Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM perempuan dan jurnalis perempuan di Kota Jambi, serta turut dihadiri Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Ketua Ikatan Istri Pegawai OJK Jambi Founy Jasmin, perwakilan Bank Jambi, BPJS Ketenagakerjaan, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Jambi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan di Kota Jambi semakin cerdas dalam mengelola keuangan, terhindar dari risiko investasi ilegal, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan daerah. (KL)
0 Komentar