Kemas Faried Beberkan Tantangan Generasi Muda: Narkoba, Judol, hingga Pergaulan Bebas
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly.
KabarLemang.com – Wali Kota Jambi, Maulana, yang juga menjabat sebagai Kamabicab Gerakan Pramuka Kota Jambi, menerima penghargaan Tokoh Gerakan Pramuka sebagai Perintis Utama pada Sabtu (11/4/2026).
Penghargaan tersebut diinisiasi oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai memiliki kontribusi dan peran besar dalam mendukung kemajuan gerakan Pramuka.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyebut penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Pramuka di Kota Jambi.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Kwarcab Kota Jambi. Selama ini kami terus berkoordinasi untuk kemajuan gerakan Pramuka, khususnya dalam menjalankan program-program yang berfokus pada pendidikan karakter,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sepanjang tahun sebelumnya, Gerakan Pramuka Kota Jambi telah melaksanakan berbagai kegiatan positif yang berdampak langsung kepada generasi muda.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kinerja dan dedikasi seluruh pengurus serta anggota Pramuka di Kota Jambi mendapat pengakuan dari Kwarda.
“Ini menjadi atensi bagi seluruh pengurus dan adik-adik Pramuka bahwa apa yang kita lakukan selama ini diakui dan diapresiasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kwarcab Kota Jambi saat ini juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda besar, termasuk seleksi peserta untuk mengikuti Jambore Dunia di Polandia.
“Kami sedang menyiapkan nama-nama yang akan dikirim. Insyaallah sekitar empat orang, terdiri dari dua putra dan dua putri, yang akan diseleksi dan diajukan ke Kwarda hingga ke Kwartir Nasional,” jelasnya.
Selain itu, persiapan juga dilakukan untuk mengikuti Jambore Nasional melalui tahapan seleksi kontingen dari tingkat cabang hingga daerah.
Kwarcab Kota Jambi juga terus menjalankan berbagai program rutin, seperti kegiatan “Pramuka Road to School”, pembentukan duta anti narkoba, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya.
Menariknya, dalam upaya mendukung ketahanan pangan, Pramuka Kota Jambi juga terlibat langsung dalam kegiatan pertanian. Pada hari yang sama, ratusan anggota Pramuka diterjunkan ke Kelompok Tani Kasturi untuk belajar menanam padi.
“Kami juga mengirim adik-adik Pramuka untuk belajar bertani, bagaimana menanam padi. Ke depan, ini bisa menjadi keterampilan yang bermanfaat, bahkan bernilai ekonomi meskipun dengan lahan terbatas,” ungkapnya.
Program ini sejalan dengan kegiatan tanam serentak padi gogo yang sebelumnya digelar Pemerintah Kota Jambi bersama sekitar 500 anggota Pramuka di kawasan Simpang III Sipin.
Kemas Faried menegaskan, ke depan tantangan generasi muda semakin kompleks, mulai dari ancaman narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas.
“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana membentengi generasi muda dari narkoba, judi online, dan pergaulan bebas. Di sinilah peran Pramuka sangat penting dalam membentuk karakter dan arah positif bagi anak-anak muda,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka, diharapkan pembinaan generasi muda di Kota Jambi semakin kuat, tidak hanya dari sisi karakter, tetapi juga keterampilan dan kemandirian. (KL)
0 Komentar