Cari Blog Ini

Breaking News

Pemkot Jambi Siapkan Masjid dan Kawasan Terpadu di Eks Lokalisasi Pucuk

 Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan masjid di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari.

KabarLemang.com – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan berbasis sosial dan keagamaan.

Hal ini terlihat saat Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan masjid di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo (eks lokalisasi Pucuk), Senin (30/3/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemkot Jambi dalam menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada kawasan Payo Sigadung.

Melalui pendekatan rekayasa sosial, pemerintah menggagas pembangunan kawasan terpadu yang tidak hanya berfokus pada tempat ibadah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

Di lokasi, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pembangunan masjid akan menjadi pusat perubahan sosial di kawasan tersebut.

“Hari ini kami berada di RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, didampingi camat, lurah, dan ketua RT. Kami melihat langsung rencana bagaimana kawasan ini ke depan akan dibangun menjadi tempat ibadah, pusat UMKM, serta sarana olahraga bagi masyarakat,” ujarnya.

Maulana juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah menelusuri status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan masjid tersebut.

Ia optimistis akan ada pihak yang menghibahkan lahan guna mendukung pembangunan fasilitas keagamaan tersebut.

“Sedang kami telusuri tanahnya, insya Allah ada yang menghibahkan. Nanti akan kita bangun masjidnya di sini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini akan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Pendekatan yang digunakan bersifat holistik guna menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.

“Ke depan kawasan ini akan kita bangun secara menyeluruh. Baznas akan masuk, pendekatannya harus holistik, sehingga kawasan ini insya Allah menjadi kawasan yang berkembang dan produktif,” tegasnya.

Selain pembangunan masjid, rencana penataan kawasan juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, khususnya bagi ibu-ibu, pembangunan pesantren sebagai sarana pendidikan agama, serta penyediaan fasilitas olahraga.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengubah wajah eks lokalisasi menjadi lebih religius dan produktif, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sekaligus menghapus stigma negatif yang selama ini melekat.

Dengan kolaborasi berbagai pihak dan dukungan masyarakat, Pemkot Jambi optimistis kawasan Payo Sigadung (Pucuk) akan bertransformasi menjadi kawasan religius, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (KL)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kabar Lemang