Cari Blog Ini

Breaking News

ASN Terpaksa Antre Berjam-jam, Kemas Faried Minta Bank Jambi Jemput Bola

 Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly.

KabarLemang.com – Keluhan terkait layanan ATM dan mobile banking Bank 9 Jambi kembali mencuat. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Jambi mengaku kesulitan bertransaksi akibat gangguan sistem yang berulang dan berlangsung cukup lama.

Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Jambi, para nasabah menyampaikan bahwa layanan ATM dan M-Banking masih tidak dapat diakses.

Dampaknya, nasabah tidak bisa melakukan transaksi mandiri seperti transfer, pembayaran, maupun kebutuhan keuangan lainnya.

“Nasabah terpaksa datang langsung ke kantor bank untuk bertransaksi. Akibatnya antrean mengular, dan banyak ASN harus meninggalkan pekerjaan untuk mengurus transaksi yang seharusnya bisa dilakukan secara digital,” demikian isi laporan yang diterima DPRD Kota Jambi, Selasa (3/3/2026).

Para pelapor menilai kondisi tersebut mengganggu kenyamanan dan efektivitas kerja, terutama bagi pegawai yang memiliki keterbatasan waktu.

Mereka berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan digital serta pemberitahuan resmi dan transparan apabila terjadi gangguan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, meminta pihak bank segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan layanan.

“Kami meminta Bank Jambi melakukan koordinasi intensif dengan seluruh regulator, terutama Bank Indonesia, guna mempercepat pemulihan layanan operasional ATM sehingga kenyamanan transaksi nasabah dapat kembali terjaga,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong agar manajemen bank menyampaikan informasi operasional secara transparan kepada masyarakat.

Jika diperlukan, pihak bank diminta melakukan langkah jemput bola ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun cabang/distrik untuk menambah teller demi mengurai antrean, khususnya saat pencairan gaji ASN.

Diketahui sebelumnya, Bank Jambi sempat mengalami gangguan akibat serangan siber pada 22 Februari 2026 lalu.

Insiden tersebut menyebabkan layanan ATM dan mobile banking tidak dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Terbaru, pada Selasa (4/3/2026), kembali terjadi gangguan layanan yang mengakibatkan antrean panjang di sejumlah kantor cabang.

Hingga berita ini diturunkan, nasabah masih berharap adanya perbaikan sistem secara menyeluruh agar gangguan serupa tidak terus berulang. (KL)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kabar Lemang