Cari Blog Ini

Breaking News

Hendra Bongsu Minta Mediasi Segera soal Penolakan GBI Pasar Baru di Jambi Timur

 Hendra Bongsu, Anggota DPRD Kota Jambi Fraksi PDIP.

KabarLemang.com - Upaya tindakan provokasi dan gangguan terhadap hak kebebasan beragama mencuat di Kota Jambi.

Penolakan terhadap rencana pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pasar Baru di kawasan Jambi Timur menjadi perhatian publik setelah munculnya spanduk penolakan pada Minggu (15/2/2026).

Spanduk yang terpasang di atas lahan rencana pembangunan gereja tersebut memuat pernyataan bernada keras.

Selain itu, turut dipasang lembaran dokumen dan daftar tanda tangan warga yang diduga sebagai bentuk dukungan terhadap penolakan tersebut.

Keberadaan spanduk itu langsung menarik perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk melihat isi pesan yang terpampang.

Aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri pun tampak berjaga dan melakukan pemantauan guna memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah potensi gesekan di tengah masyarakat.

Anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendra Bongsu, menyampaikan keprihatinannya atas polemik tersebut.

Ia mengingatkan agar persoalan ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi masyarakat dan merusak harmoni antarumat beragama di Kota Jambi.

Menurut Hendra, Kota Jambi selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.

Karena itu, setiap persoalan harus disikapi dengan kepala dingin, mengedepankan dialog dan musyawarah, serta tetap berpegang pada aturan dan konstitusi yang berlaku.

“Dalam hal ini ada yang coba memprovokasi dan mengganggu toleransi antarumat beragama terkait spanduk penolakan pembangunan rumah ibadah di Kota Jambi,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa kebebasan beragama merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Oleh sebab itu, segala bentuk tindakan yang berpotensi memicu konflik horizontal harus dihindari.

Hendra juga mendorong pemerintah daerah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta unsur terkait untuk segera melakukan mediasi dan memastikan proses perizinan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kita ingin Kota Jambi tetap aman, damai, dan rukun. Jangan sampai ada oknum yang memperkeruh suasana dengan narasi provokatif,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau kondusif dengan aparat keamanan masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan ketertiban. (KL)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kabar Lemang