Cari Blog Ini

Breaking News

Angka Kebocoran Air PDAM Kota Jambi Tembus 35 Persen, Maulana Beri Peringatan Keras

 Wali Kota Jambi, dr. Maulana.

KabarLemang.com – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, secara resmi melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Mayang pada Senin (16/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, dr. Maulana memaparkan rapor kinerja tahun 2025 sekaligus peta jalan tantangan yang harus dijawab oleh manajemen baru.

Sepanjang tahun 2025, PERUMDAM Tirta Mayang mencatatkan performa operasional yang cukup stabil dengan total 107.044 sambungan rumah (SR).

Pertumbuhan ini juga didorong oleh adanya penambahan 5.100 pelanggan baru selama setahun terakhir.

Dengan angka tersebut, cakupan pelayanan air bersih di Kota Jambi kini berada di posisi 67,20%.

Namun, dr. Maulana menyoroti adanya ketimpangan distribusi layanan antar wilayah.

Dari data yang dipaparkan, Kecamatan Kota Baru memimpin dengan cakupan tertinggi mencapai 93,90% (20.959 SR), diikuti Pasar Jambi sebesar 91,36% (3.477 SR), dan Jelutung 84,72% (12.446 SR).

Wilayah lain seperti Danau Sipin (77,72%), Telanaipura (77,58%), dan Alam Barajo (69,84%) berada di posisi menengah.

Catatan penting diberikan kepada wilayah yang masih memiliki cakupan rendah, yaitu Pelayangan (65,15%), Jambi Timur (64,92%), dan Danau Teluk (63,19%).

Sementara itu, Jambi Selatan (52,96%) dan Paal Merah (27,52%) menjadi "PR" besar bagi direksi baru untuk segera ditingkatkan.

Dari sisi teknis, dr. Maulana mengungkap bahwa kapasitas produksi air mencapai 34.640.750 m³, namun jumlah yang berhasil didistribusikan adalah 33.088.533 m³.

Hal ini berkaitan dengan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang masih berada di angka 35,91% pada akhir tahun.

Padahal, standar tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) PDAM menurut Permen PU No. 20 Tahun 2006 adalah maksimal 20% dari total air yang diproduksi.

Wali Kota juga menegaskan bahwa dengan konsumsi air rata-rata pelanggan sebesar 18,5 m³ per bulan dan tarif air di angka Rp 4.400 per m³, PDAM harus mampu menyeimbangkan antara keterjangkauan harga bagi masyarakat dan kualitas pelayanan.

"Pertumbuhan perumahan di Kota Jambi semakin masif, pelayanan juga harus ditingkatkan secara paralel. Saya minta direksi tidak hanya berpangku tangan mengandalkan dana APBD atau modal internal saja. Kalian harus berani mengeksplorasi sumber pendanaan luar, mencari investasi, dan menekan angka kebocoran air agar target cakupan 100 persen bisa segera tercapai," tegas dr. Maulana. (KL)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kabar Lemang