Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia (RI), Ir. Diana Kusumastuti, M.T.
KabarLemang.com – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Ir. Diana Kusumastuti, M.T., meninjau proyek strategis pembangunan kolam retensi pengendalian banjir di Kawasan Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kamis sore (8/1/2026).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Wakil Menteri PU ke Provinsi Jambi untuk memastikan pelaksanaan program-program pembangunan pemerintah berjalan sesuai target. Selain infrastruktur pengendalian banjir, kunjungan ini juga terkait dengan program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat.
Usai meninjau lokasi kolam retensi, Wamen PU Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
“Ini adalah penanganan yang memang harus dilakukan, mengingat setiap kali hujan kawasan ini selalu dilanda banjir,” ujar Diana.
Ia menjelaskan, dari sisi pendanaan proyek kolam retensi ini telah siap. Namun, pelaksanaan pembangunan tetap harus memastikan seluruh lahan yang dibutuhkan telah bebas untuk dibangun.
“Mudah-mudahan meskipun proses pembebasan lahan masih berjalan, pengerjaannya tetap bisa terus dilakukan. Ke depan kawasan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka publik untuk olahraga dan aktivitas masyarakat, di samping fungsi utamanya sebagai pengendali banjir,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan kolam retensi tersebut. Menurutnya, proyek ini telah lama diperjuangkan sebagai solusi jangka panjang pengendalian banjir di Kota Jambi.
“Ini yang selama ini kita perjuangkan bersama. Alhamdulillah Ibu Wakil Menteri berkesempatan langsung meninjaunya hari ini,” kata Maulana.
Maulana mengungkapkan, hingga saat ini lahan masyarakat seluas 3,1 hektare telah berhasil dibebaskan dari total kebutuhan lahan sekitar 9 hektare. Ia mengakui masih terdapat kendala dalam proses pembebasan lahan, khususnya terkait sempadan sungai.
“Namun Ibu Wakil Menteri telah menindaklanjuti dengan rencana penerbitan surat edaran khusus terkait sempadan sungai yang menjadi kendala saat ini,” jelasnya.
Dengan kehadiran Wakil Menteri PU, Maulana optimistis percepatan pembangunan kolam retensi dapat segera terealisasi.
“Ibu Wakil Menteri mendorong seluruh tim balai agar proyek ini bisa selesai tahun ini. Ini menjadi harapan besar masyarakat, terutama yang tinggal di sepanjang aliran Sistem Asam yang selama ini menjadi langganan banjir,” pungkasnya.
Sebelum meninjau proyek kolam retensi, Wali Kota Maulana juga mendampingi Wakil Menteri PU meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Jambi di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo. Sekolah tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026 atau pada tahun ajaran baru.
Program Sekolah Rakyat ini dirancang untuk menampung sebanyak 1.080 siswa dari keluarga kurang mampu dengan total 36 rombongan belajar, terdiri dari 18 rombel SD (540 siswa), 9 rombel SMP (270 siswa), dan 9 rombel SMA (270 siswa). (KL)
0 Komentar