Cari Blog Ini

Breaking News

BGN dan Wali Kota Jambi Resmikan SPPG, Program Gizi Ini Ternyata Dongkrak Ekonomi Warga

Kepala BGN dan Wali Kota Jambi Resmikan Tiga SPPG Baru, Rabu (28/1/2026).

KabarLemang.comKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama Wali Kota Jambi Maulana meresmikan tiga Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) baru di Kota Jambi, Rabu (28/1).

Dengan peresmian ini, jumlah SPPG aktif di Kota Jambi bertambah menjadi 35 unit dari total target 76 SPPG.

Pemerintah Kota Jambi terus mendorong percepatan pembangunan SPPG di seluruh wilayah sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski demikian, masih terdapat sejumlah kelengkapan administrasi yang perlu disempurnakan dan telah disampaikan dalam laporan resmi kepada pemerintah pusat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, keberadaan SPPG memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Selain meningkatkan layanan pemenuhan gizi, program ini juga membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi ibu-ibu berusia di atas 40 tahun.

Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Jambi dalam upaya menekan angka pengangguran.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dadan juga menekankan bahwa kehadiran SPPG memberikan dampak berganda bagi perekonomian daerah.

Mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan hasil pertanian dan peternakan lokal. Program MBG di Kota Jambi sendiri ditargetkan rampung sepenuhnya pada Mei mendatang.

BGN Dorong Menu Kearifan Lokal dalam Program MBG

Dalam kunjungan kerjanya ke Kota Jambi, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan pentingnya penerapan menu berbasis kearifan lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dadan, menu kearifan lokal menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program MBG. Menu tersebut akan disesuaikan dengan potensi dan karakteristik pangan di masing-masing daerah, termasuk di Kota Jambi.

Penggunaan bahan pangan lokal dinilai tidak hanya menjamin kualitas gizi bagi anak-anak, tetapi juga mampu mendorong perekonomian daerah. Petani, peternak, serta pelaku usaha lokal akan terlibat langsung dalam rantai pasok program MBG.

Lebih lanjut, Badan Gizi Nasional akan menyusun standar menu kearifan lokal yang tetap memenuhi kebutuhan gizi anak.

Dengan memanfaatkan bahan makanan unggulan daerah, program SPPG diharapkan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. (KL)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kabar Lemang