![]() |
| Wali Kota Jambi Kukuhkan 360 Relawan REDKAR, Kamis (20/11/2025). |
KabarLemang.com - Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran dengan mengukuhkan 360 Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR), Kamis (20/11/2025).
Pengukuhan yang berlangsung di lapangan Mako Damkar Kota Jambi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.
Pembentukan REDKAR tahun ini mengusung tema “REDKAR Terlatih, Masyarakat Terlayani Menuju Kota Jambi Bahagia”.
Relawan ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Jambi dalam mewujudkan kota tangguh dan mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sektor kebakaran.
Kota Jambi Tangguh (Kota Tangguh) sendiri merupakan program yang berfokus Penataan ruang, peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana termasuk transportasi perkotaan serta utilitas Kota yang sejalan dengan lingkungan hidup berkelanjutan.
Penguatan sektor-sektor pembangunan guna menciptakan rasa aman dan nyaman serta penguatan kapasitas daerah dalam mewujudkan masyarakat yang Tangguh dan mampu beradaptasi.
Para relawan berasal dari berbagai tingkatan masyarakat di lingkungan RT. Selain membantu pemadaman, REDKAR bertugas melakukan pencegahan, mitigasi, edukasi, serta penanganan kedaruratan lainnya.
Relawan ini juga menjadi wadah bagi Satuan Relawan Kebakaran (SATLAKAR) dan Barisan Relawan Kebakaran (BALAKAR).
Wali Kota Maulana mengungkapkan bahwa sejak perekrutan relawan dimulai pada 2023, tren kebakaran di Kota Jambi terus menurun signifikan. Hingga November 2025, jumlah kejadian tercatat di bawah 100 kasus.
“Penurunan ini tidak terlepas dari edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui relawan yang telah kita bentuk,” ujar Maulana.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kemampuan personel Damkar dan relawan. “Lebih baik kita siap dalam hal personel, kemampuan, dan peralatan, meski bencana tidak terjadi,” tegasnya.
Menurutnya, kedekatan peran perempuan dengan lingkungan rumah tangga menjadikan mereka agen yang efektif dalam upaya pencegahan kebakaran di tingkat keluarga dan permukiman.
“Saya minta Disdamkartan terus memberikan pendampingan dan pelatihan, agar REDKAR bekerja sesuai standar operasional prosedur,” ujarnya.
Selain pengukuhan, Pemkot Jambi juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran serta penghargaan kepada sejumlah instansi dan mitra kerja yang mendukung kegiatan Disdamkartan.
Acara ditutup dengan demonstrasi simulasi penanganan kebakaran, penanganan bencana lain, serta evakuasi hewan liar oleh petugas Damkar dan relawan.
Pengukuhan REDKAR turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, unsur Forkopimda, serta kepala dinas Damkar kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. (KL)

0 Komentar